Beranda/Jantung Bawaan Anak dan Dewasa/Penyakit Jantung Bawaan

Jantung Bawaan Anak dan Dewasa

Penyakit Jantung Bawaan

Pahami congenital heart defect sebagai kelainan struktur atau fungsi jantung sejak lahir, dari lubang kecil dan katup sempit hingga kelainan kritis; faktor genetik dan kehamilan yang tidak selalu dapat dicegah; deteksi fetal echocardiogram, pemeriksaan bayi, pulse-oximetry screening dan echocardiogram; gejala sianosis, napas cepat, sulit menyusu dan gagal tumbuh; observasi, obat, catheter intervention atau operasi; mengapa repair bukan selalu cure dan pasien dewasa membutuhkan congenital cardiology seumur hidup; serta tanda shock atau spell biru yang darurat.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 15 Agustus 2026Waktu baca 12 menit
RingkasanPenyakit jantung bawaan adalah beragam kelainan yang terbentuk sebelum lahir dan mengubah aliran darah. Sebagian kecil atau menutup sendiri, sementara kelainan kritis perlu tindakan pada tahun pertama. Banyak penyebab tidak diketahui dan bukan kesalahan orang tua.

Jenis dan gejala

ASD/VSD adalah lubang antar ruang; stenosis atau atresia menghambat katup; coarctation menyempitkan aorta; tetralogy of Fallot, transposition dan single-ventricle physiology mengubah aliran lebih kompleks. Bayi dapat biru/abu, bernapas cepat, berkeringat atau lelah saat menyusu dan sulit naik berat. Kelainan ringan kadang baru ditemukan dari murmur, aritmia atau sesak dewasa.

Skrining tidak menangkap semuanya

Kelainan tertentu terlihat pada ultrasound kehamilan dan dinilai dengan fetal echocardiogram. Setelah lahir, pemeriksaan fisik dan pulse oximetry setelah sekitar 24 jam membantu menemukan critical CHD, tetapi hasil normal tidak menyingkirkan semua kondisi. Echocardiogram adalah tes utama; ECG, X-ray, CT/MRI atau catheterization digunakan sesuai anatomy dan rencana terapi.

Bibir biru, napas berat, atau bayi tidak mampu menyusu adalah daruratKe IGD untuk warna biru/abu baru, napas sangat cepat atau tertarik, lemas, pingsan, keringat dingin, tangan-kaki dingin, tidak mau menyusu, urine berkurang atau episode biru mendadak. Pada pasien dewasa, nyeri dada, sesak baru, palpitasi dengan pingsan atau kehamilan disertai gejala perlu evaluasi segera.

Terapi disesuaikan anatomy

Sebagian hanya dipantau, sebagian memerlukan obat untuk gagal jantung atau menjaga ductus tetap terbuka, catheter intervention, satu atau beberapa operasi, dan jarang transplantasi. Tujuan dapat berupa repair lengkap atau palliation untuk memperbaiki aliran. Anak juga dinilai pertumbuhan, makan, perkembangan saraf dan genetik, terutama bila ada kelainan organ lain.

Perawatan berlangsung seumur hidup

Operasi masa kecil tidak selalu menyembuhkan; masalah katup, irama, fungsi ventrikel, aorta, kehamilan dan exercise dapat muncul kemudian. Follow-up dengan pediatric atau adult congenital cardiologist perlu sesuai kompleksitas. Aktivitas umumnya didorong tetapi batasnya individual. Antibiotic prophylaxis sebelum dental procedure hanya untuk kelompok berisiko tinggi tertentu, bukan semua pasien.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC — congenital heart defects, CDC — critical congenital heart defect screening. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.