Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kulit

Akantosis Nigrikans

Pengertian akantosis nigrikans

Akantosis nigrikans adalah berubahmya warna kulit menjadi gelap dan menebal. Suatu kondisi kulit yang sangat mengganggu penglihatan saat satu atau lebih dari area kulit. Acap sekali, tempat kulit yang terkena akantosis nigrikans berasa seperti kulit beludru ketika diraba.

Biasanya mereka yang memiliki warna kulit lebih gelap lebih rentan terjangkit akantosis nigrikans. Hal ini tidak menular. Tapi, kondisi ini perlu cermati untuk mengetahui penyebabnya. Timbulnya akantosis nigrikans bisa saja disebabkan oleh adanya penyakit lain.

Akantosis nigrikans belum bisa didefinisikan dengan pasti. Terdapat sembilan jenis akantosis nigrikans yang diketahui, yaitu:

  • Adanya berat badan yang berlebihan (Obesity associated akantosis nigrikans) sebagai penyabab yang paling lazin ditemukan.

    Kondisi ini lebih sering ditemukan pada orang dewasa. resistensi insulin umumnya jenis ini berhubungan. sindrom metabolik pada pasien anak menjadi penanda adanya Kondisi ini.

  • Akantosis nigrikans yang bertalian dengan berbagai sindrom (Syndromic akantosis nigrikans), contohnya Prader-Willi syndrome, akromegali, gigantisme, lupus erythematosus, dan lain-lain.
  • Akral akantosis nigrikans. Umumnya ditemukan pada keturunan ras Afrika karena kulit mereka yang lebih gelap. Posisinya selalu ditemukan pada punggung tangan, kaki dan juga buku jari.
  • Unilateral akantosis nigrikans. Lesi ditemukan pada satu sisi tubuh dan dipercaya diturunkan secara autosomal dominan.
  • Generalized akantosis nigrikans. Kondisi ini sering terjadi pada anak-anak.
  • Familial akantosis nigrikans. Sesuai dengan namanya, Akantosis ini diturunkan secara autosomal dominan.
  • Drug induced akantosis nigrikans. Jenis ini tergolong sulit ditemukan. ini biasa dipicu oleh konsumsi obat-obatan seperti insulin, nicotinic acid, diethylstilbestrol dan kortikoteroid sistemik.
  • Malignant akantosis nigrikans. Jenis ini berhubungan dengan adanya kanker atau keganasan. Malignant akantosis nigrikans akan berhubungan dengan adenokarsinoma dari saluran cerna, dan umumnya adenokarsinoma gaster (jenisnya ganas).

Harap selalu waspada jika lesi akantosis nigrikans berkembang dengan cepat, dan ditemukan berukuran luas pada area yang tidak umum dan menimbulkan gejala.

Mixed type akantosis nigrikans. Ini merupakan campuran dari berbagai tipe yang sudah disebut di atas.

Diagnosis akantosis nigrikans

Evaluasi lengkap oleh dokter sangat dianjurkan. untuk menentukan diagnosis akantosis nigrikans. Dan evaluasi dilakukan melalui:

Wawancara medis mendetail atau Anamnesis untuk mendapatkan informasi seputar riwayat penyakit, tanda dan gejala yang dirasakan, serta riwayat keluarga.

Pemeriksaan fisik, yakni dengan melihat kondisi kulit secara langsung. Umumnya bagian kulit tampak kehitaman dibandingkan kulit sekitarnya dan teksturnya lebih tebal yang akan menjadi fokus pemeriksaan.

Untuk menentukan penyebab lainnya, pemeriksaan penunjang dilakukan. Misalnya, pemeriksaan gula darah agar terpastikan kecurigaan pada resistensi insulin.

Ada beberapa tanda dan gejala yang bisa dialami oleh penderita akantosis nigrikans, yaitu:

  • Lesi kulit berwarna hitam, serta terjadi penebalan kulit, dan terasa seperti beludru jika raba.
  • Area lipatan adalah target lesi kulit yang menghitam, seperti belakang leher, ketiak dan selangkangan.
  • Bisa juga disertai keluhan gatal.
  • Juga dapat disertai skin tag (semacam jaringan tumbuh) pada lesi kulit atau area sekitar lesi.

    Tidak berbeda penampilannya antara akantosis nigrikans yang disebabkan keganasan dan akantosis nigrikans sebab lainnya.

Pengobatan akantosis nigrikans

Sebenarnya pengobatan khusus untuk akantosis nigrikans tidak ada. Pengobatan umumnya ditargetkan untuk menangani latar penyebab akantosis nigrikans.

Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahui penyebab dan menangani penyebab akantosis nigrikans. Misalnya, karena resistensi insulin atau obesitas. Hingga pada akhirnya, sangat penting bagi mereka yang rentan dengan obesitas, dapat mengontrol berat badan dan koreksi hiperinsulinemia.

Penanganan lain yang disarankan adalah penggunaan obat topikal seperti agen keratolitik dan triple-combination depigminating cream (menggunakan tretinoin, hidrokuinon, dan fluocinolone acetonide) pada malam hari disertai penggunaan tabir surya pada siang hari.

Selain itu, beberapa jenis obat minum dapat bermanfaat. Misalnya etretinate, isotretinoin, metformin, dan minyak ikan. Untuk mengatasi kulit yang menebal, dapat disarankan tindakan dermabrasi dan terapi laser.

Pencegahan akantosis nigrikans

Salah satu pencegahan yang bisa dikendalikan adalah dengan menjaga berat tubuh agar tetap normal. Bila ditemukan kondisi kulit yang menghitam dan menebal, segera cek ke dokter untuk penanganan tepat sedini mungkin.