Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Wanita, Kista, Penyakit Kelamin

Kista Nabothi

Pengertian kista nabothi merupakan benjolan kecil berisi lendir yang terjadi di permukaan serviks atau leher rahim. Kista ini muncul akibat terjadinya penyumbatan pada kelenjar penghasil lendir di dalam serviks.

Satu diantara kista serviks, adalah kista nabothi yang sering terjadi dan dianggap seperti benjolan biasa. Kista ini jumlahnya terkadang lebih dari satu, biasanya tidak bergejala, dan mempunyai sifat kanker.

Penyebab Kista Nabothi

Di dalam serviks, ada kelenjar yang memproduksi lendir. Lendir ini berguna sebagai pelindung leher rahim dan membantu pergerakan sperma. Akan tetapi, kelenjar ini terkadang terhalang oleh sel-sel kulit yang berasal dari serviks itu sendiri. Penyumbatan tersebut bisa menghalangi aliran lendir sehingga membentuk kista nabothi.

Faktor risiko kista nabothi

Terdapat sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kista nabothi, di antaranya:

  • Sudah pernah melahirkan
  • Pernah mengalami cedera atau operasi pada bagian serviks
  • Pernah mengalami infeksi atau peradangan pada bagian serviks

Gejala Kista Nabothi

Kista nabothi tidak memperlihatkan gejala. Maka dari itu, seseorang akan tidak menyadari memiliki kista nabothi hingga terdiagnosis oleh dokter saat menjalani pemeriksaan organ reproduksi, seperti pap smear.

Walaupun jarang terjadi, ada gejala kista nabothi yang mungkin bisa mengakibatkan rasa tidak nyaman, seperti:

  • Vagina seperti penuh atau terasa ada tekanan ringan
  • Sakit saat sedang atau setelah berhubungan seksual
  • Keputihan yang mengeluarkan bau bila kistanya pecah
Saatnya ke dokter

Kista nabothi bukan sesuatu yang berbahaya. akan tetapi, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter bila mengalami gejala-gejala yang telah disebut di atas.

Bagi wanita yang aktif berhubungan intim juga sebaiknya menjalani pemeriksaan organ reproduksi dengan rutin ke dokter, setidaknya 1 kali dalam 1 tahun.

Diagnosis Kista Nabothi

Untuk  mendiagnosis kista nabothi, dokter akan menanyakan terkait keluhan yang dialami pasien. Kemudian, dokter akan memeriksa serviks dengan memasukkan spekulum ke dalam vagina.

Umumnya, dokter bisa menegakkan diagnosis kista nabothi lewat pemeriksaan serviks. Namun, untuk lebih memastikannya, dokter akan menyarankan pasien untuk menjalani pemeriksaan, seperti berikut:

  • Kolposkopi
  • USG kandungan dan transvaginal
  • CT scan atau MRI panggul
  • Biopsi kista, dengan metode mengambil sampel cairan kista untuk diperiksa di laboratorium

Pengobatan Kista Nabothi

Biasanya kista nabothi tidak membutuhkan pengobatan, namun ada kemungkinan kecil ukuran kista ini makin membesar besar dan mengganggu. Bila kondisi ini terjadi, dokter bisa menyarankan pengangkatan kista nabothi.

Tindakan pengangkatan kista nabothi tidak dilakukan dengan metode operasi bedah terbuka, tetapi dengan metode-metode, seperti berikut:

  • Electrocautery ablation, yakni dengan membakar kista memakai arus listrik
  • Krioterapi, yakni dengan membekukan kista dan mengangkat menggunakan nitrogen cair

Pencegahan Kista Nabothi

Kista nabothi sering ditemukan dan bukanlah kondisi yang berbahaya. Akan tetapi, sebaiknya Anda tetap rutin melakukan pemeriksaan kesehatan organ intim ke dokter minimal setahun sekali.