Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Kulit, Kista, Kulit

Kista Ganglion

Pengertian kista ganglion merupakan benjolan yang berisikan cairan yang tumbuh di area sendi atau jaringan yang menghubungkan otot dengan tulang (tendon). Benjolan denagn berisi cairan ini paling sering tumbuh di pergelangan tangan atau kaki.

Umumnya kista ganglion berdiameter bulat atau oval dan biasanya berukuran kurang dari 2,5 cm. akan tetapi, ukuran kista dapat membesar seiring dengan meningkatnya aktivitas pada sendi tersebut.

Setiap orang bisa menderita kista ganglion, namun lebih sering dialami oleh wanita usia 20–40 tahun. Penyakit ini bersifat jinak dan biasanya tidak menimbulkan gejala, tetapi bisa juga memberikan sensasi sakit dan mengganggu pergerakan sendi.

Penyebab dan Faktor Risiko Kista Ganglion

Biasanya kista ganglion terjadi saat cairan sendi menumpuk dan membentuk sebuah kantong di sendi atau tendon. Benjolan tersebut biasanya berisi cairan dan bertekstur lembut jika ditekan.

Penyebab terjadinya kista ganglion masih belum diketahui dengan pasti. Namun demikian, ada beberapa kondisi yang diduga bisa meningkatkan risiko terjadinya kista ganglion, yaitu osteoarthritis serta cedera sendi.

Gejala Kista Ganglion

Tanda dan gejala yang biasa terjadi pada kista ganglion adalah:

  • Tumbul satu atau beberapa benjolan di tangan
  • Benjolan bertekstur lunak dan bisa digerakkan bila ditekan
  • Kesemutan atau mati rasa
  • Nyeri pada sendi yang bisa makinparah bila digerakkan
  • Bengkak pada sendi atau tendon yang akan muncul dengan tiba-tiba atau seiring waktu
Saatnya ke dokter

Segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika muncul benjolan di sendi tangan, pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan sendi kaki, baik diikutu sakit maupun tidak. Nantinya dokter akan melakukan pemeriksaan dan menentukan apakah benjolan tersebut harus ditangani dengan tindakan bedah atau tidak.

Diagnosis Kista Ganglion

Untuk melakukan diagnosis kista ganglion, dokter akan menanyai mengenai gejala dan riwayat kesehatan pasien. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dengan menyeluruh.

Setelah itu, dokter juga akan melakukan beberapa pemeriksaan lanjutan untuk menegakkan diagnosis. Diantaranya adalah pemeriksaan:

  • Ultrasonografi (USG), untuk melihat apakah benjolan yang muncul berisi cairan atau jaringan padat
  • Biopsi dengan jarum, untuk menemukan kista dengan cara mengangkat sampel cairan dari kista dan diperiksa di laboratorium
  • Magnetic Resonance Imaging (MRI), untuk melihat apakah benjolan aadalah kista atau penyakit lain, seperti artritis atau tumor tertentu

Pengobatan Kista Ganglion

Kebanyakan kasus kista ganglion tidak memperlihatkan gejala dan bisa pulih tanpa diobati. Akan tetapi, bila kista ganglion menimbulkan gejala dan mengganggu aktivitas, dokter bisa melakukan beberapa metode berikut:

Aspirasi

Aspirasi atau sedot kista. Ini adalah tindakan mengeluarkan cairan di dalam kista dengan memakai jarum. Meski berhasil, kista ganglion bisa muncul kembali di kemudian hari.

Operasi

Operasi dilaksanakan jika aspirasi tidak efektif mengatasi kista ganglion. Dari ukuran dan lokasinya, ada dua cara operasi untuk mengangkat kista ganglion, yaitu operasi terbuka dan artroskopi. Kedua operasi ini sangat ampuh mencegah munculnya kista ganglion kembali.

Agar pemulihan cepat berproses setelah operasi, dokter akan memasang bidai di area yang ditangani. Ini bertujuan untuk menjaga pergelangan dari benturan dan menghindari nyeri.

Komplikasi Kista Ganglion

Komplikasi dapat terjadi jika kista ganglion menekan saraf pada persendian yang mengganggu gerakan sendi. Komplikasi ini adalah:

  • Kesemutan
  • Mati rasa
  • Lemah otot

Selain itu, pengobatan kista ganglion juga bisa menimbulkan komplikasi kesehatan, seperti:

  • Infeksi pada luka operasi
  • Muncul jaringan parut pada bekas luka operasi
  • Gangguan saraf
  • Kerusakan pembuluh darah

Pencegahan Kista Ganglion

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, penyebab kista ganglion masih belum diketahui sehingga akan sulit untuk dicegah. Walaupun begitu, pemeriksaan dan penanganan lebih dini dapat dilakukan untuk mencegah gejala kista ganglion makin parah.