Saraf, Tulang Belakang, dan Kelainan Bawaan

Spina Bifida

Pahami spina bifida sebagai neural tube defect dari occulta hingga myelomeningocele; skrining AFP/ultrasound, penutupan sebelum atau sesudah lahir, hydrocephalus, kandung kemih-usus, mobilitas, tethered cord, latex, serta folic acid sebelum hamil.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 25 Agustus 2026Waktu baca 12 menit
RingkasanSpina bifida adalah neural tube defect ketika tulang belakang dan jaringan saraf tidak menutup sempurna pada awal kehamilan. Dampaknya sangat bervariasi: spina bifida occulta dapat tanpa gejala, sedangkan myelomeningocele terbuka dapat memengaruhi gerak, sensasi, kandung kemih, usus, dan otak.

Jenis menentukan kebutuhan perawatan

Occulta hanya berupa celah tulang dan sering ditemukan kebetulan. Meningocele membentuk kantong selaput, sedangkan myelomeningocele melibatkan saraf/spinal cord. Tingkat lesi memengaruhi kekuatan dan sensasi di bawahnya tetapi tidak memprediksi seluruh kemampuan; hydrocephalus dan Chiari II sering menyertai bentuk terbuka.

Diagnosis dapat dilakukan sebelum lahir

Maternal serum AFP dan ultrasound dapat menyaring neural tube defect; amniocentesis atau fetal MRI dipilih dalam kasus tertentu. Setelah lahir, pemeriksaan dan MRI/ultrasound menilai saraf, otak, ginjal, pinggul, dan kaki. Lesi terbuka ditutup segera untuk melindungi jaringan; operasi janin tersedia bagi kandidat terpilih dengan risiko ibu dan janin.

Perubahan fungsi dapat menandakan shunt atau tethered cordKe IGD untuk sakit kepala/muntah hebat, mengantuk, kejang, perubahan shunt, demam dengan leher kaku, atau luka terbuka. Kelemahan baru, nyeri punggung, scoliosis cepat, perubahan jalan, atau fungsi kandung kemih/usus perlu evaluasi tethered cord segera.

Perawatan berlanjut hingga dewasa

Tim multidisiplin mengelola shunt/hydrocephalus, neurogenic bladder dan bowel, ginjal, kulit tanpa sensasi, orthopaedic deformity, mobilitas, sexual health, belajar, dan kemandirian. Clean intermittent catheterization, program usus, fisioterapi, alat bantu, serta pemeriksaan kulit harian membantu mencegah komplikasi.

Folic acid menurunkan risiko, tidak menghapusnya

Orang yang dapat hamil dianjurkan 400 mikrogram folic acid setiap hari sebelum konsepsi dan pada awal kehamilan; dosis lebih tinggi hanya berdasarkan dokter untuk risiko tinggi seperti kehamilan sebelumnya dengan neural tube defect atau obat tertentu. Diabetes, obesity, panas tinggi awal kehamilan, dan sebagian obat anti-kejang juga perlu direncanakan.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC — About spina bifida, CDC — Managing spina bifida, CDC — Folic acid for clinicians. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.