Kesehatan Reproduksi dan IMS

Salpingitis

Pahami salpingitis sebagai bagian pelvic inflammatory disease, sering terkait chlamydia atau gonorrhea tetapi dapat melibatkan bakteri lain; gejala yang kadang ringan, tes kehamilan dan IMS, antibiotik dini, terapi pasangan, serta risiko abses, infertilitas dan kehamilan ektopik.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 20 Agustus 2026Waktu baca 10 menit
RingkasanSalpingitis adalah peradangan atau infeksi tuba falopi dan termasuk spektrum pelvic inflammatory disease (PID). Keluhannya bisa ringan atau tidak khas, tetapi keterlambatan terapi meningkatkan risiko jaringan parut, nyeri panggul kronis, infertilitas tuba dan kehamilan ektopik.

IMS adalah penyebab penting, bukan satu-satunya

Chlamydia dan gonorrhea sering terlibat, bersama bakteri vagina dan anaerob. Nyeri bawah perut, nyeri saat seks, perdarahan di luar haid, discharge abnormal, demam atau nyeri kencing dapat terjadi. Gejala ringan tidak berarti aman, dan hasil tes chlamydia/gonorrhea negatif tidak menyingkirkan infeksi saluran reproduksi atas.

Diagnosis klinis sengaja memakai ambang rendah

Dokter melakukan tes kehamilan, pemeriksaan panggul, NAAT untuk IMS, HIV/sifilis dan urine; ultrasound mencari tubo-ovarian abscess atau diagnosis lain. Tidak ada satu tes yang memastikan semua kasus. Kehamilan ektopik, torsion ovarium dan appendicitis perlu dipertimbangkan pada nyeri akut.

Nyeri panggul saat hamil atau dengan pingsan adalah daruratKe IGD untuk nyeri berat/satu sisi, pingsan, nyeri bahu, perdarahan banyak, muntah terus, demam tinggi atau kemungkinan hamil karena kehamilan ektopik dan abses harus disingkirkan. Dugaan PID saat hamil memerlukan penilaian rumah sakit.

Antibiotik dimulai sebelum semua hasil selesai

Terapi empiris mencakup gonorrhea, chlamydia dan anaerob sesuai pedoman lokal, lalu disesuaikan bila perlu. Habiskan seluruh regimen meski gejala membaik. Rawat inap dipertimbangkan saat hamil, sakit berat/muntah, abses, diagnosis bedah belum tersingkir atau tidak membaik dalam 72 jam.

Pasangan dan follow-up mencegah infeksi ulang

Pasangan seksual baru-baru ini perlu tes dan terapi sesuai petunjuk, tanpa menyimpulkan siapa sumber infeksi. Hindari hubungan seksual sampai terapi kedua pihak selesai dan gejala hilang. Kondom dan skrining IMS mengurangi risiko. Antibiotik menyembuhkan infeksi aktif tetapi tidak selalu membalik jaringan parut yang telah terbentuk.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC — pelvic inflammatory disease treatment guideline, CDC — about pelvic inflammatory disease. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.