Beranda/Kesehatan Menyusui/Mastitis saat Menyusui

Kesehatan Menyusui

Mastitis saat Menyusui

Pahami mastitis sebagai spektrum peradangan payudara saat laktasi dari ductal narrowing hingga bacterial mastitis dan abses, gejala area nyeri-merah-panas, demam dan flu-like, faktor oversupply, latch, tekanan dan pumping berlebihan, kompres dingin, antiinflamasi, menyusui responsif tanpa mengosongkan paksa, keamanan ASI, kapan antibiotik dan kultur diperlukan, abses yang perlu ultrasound-drainage, serta sepsis dan benjolan menetap yang perlu ditangani.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 15 Agustus 2026Waktu baca 11 menit
Ilustrasi editorial untuk artikel Mastitis saat Menyusui
RingkasanMastitis laktasi adalah peradangan payudara yang dapat berkembang dari pembengkakan dan penyempitan saluran menjadi infeksi bakteri atau abses. Area biasanya nyeri, hangat, merah, dan dapat disertai demam atau tubuh seperti flu. Menyusui umumnya aman diteruskan; memijat keras atau memompa sampai kosong justru dapat memperburuk edema dan oversupply.

Kurangi inflamasi dan tekanan

Teruskan menyusui sesuai kebutuhan bayi dari kedua sisi tanpa mengejar payudara kosong. Gunakan kompres dingin, bra suportif, istirahat, dan ibuprofen atau parasetamol bila aman. Hindari deep massage, alat getar, panas berlebihan, pumping tambahan, serta menekan benjolan; sentuhan lymphatic sangat ringan lebih aman.

Perbaiki faktor pemicu

Latch yang menyakitkan, nipple injury, jadwal terlewat, flange pump salah, tekanan pakaian, dan produksi berlebih perlu dibantu konselor laktasi terlatih. Menyusui dari payudara yang terkena tidak meracuni bayi. Bila terlalu nyeri atau bayi tidak transfer, keluarkan secukupnya untuk kenyamanan dan asupan bayi, bukan mengosongkan total.

Sepsis atau abses memerlukan pertolongan cepatKe IGD bila pingsan, bingung, napas cepat, kulit dingin, jantung sangat cepat, tidak mampu minum, atau kondisi memburuk cepat. Hubungi layanan hari itu bila demam tinggi, merah menyebar, nanah, benjolan membesar, atau tidak membaik dalam 24–48 jam.

Kapan antibiotik

Gejala sistemik berat, memburuk, atau tidak membaik dengan perawatan awal dapat memerlukan antibiotik yang aman untuk menyusui. Pilihan mempertimbangkan alergi dan risiko MRSA. Kultur ASI dipertimbangkan bila berulang atau tidak respons dalam sekitar 48 jam. Antibiotik tidak diperlukan untuk semua ductal inflammation.

Phlegmon dan abses

Benjolan yang menetap, lunak berisi cairan, atau demam terus memerlukan ultrasound. Abses biasanya perlu drainage jarum atau catheter dan antibiotik; menyusui sering tetap dapat berlanjut. Massa yang tidak hilang setelah inflamasi, perubahan kulit, nipple tertarik, atau adenopathy perlu memastikan galactocele, tumor, atau inflammatory breast cancer.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada ACOG — breastfeeding challenges. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.