Asimetri tubuh menjadi petunjuk awal
Satu bahu atau pinggul lebih tinggi, tulang belikat menonjol dan satu sisi rusuk naik saat membungkuk dapat terlihat. Scoliometer membantu skrining, tetapi diagnosis dan derajat kurva ditentukan X-ray berdiri dengan Cobb angle. Dokter juga menilai sisa pertumbuhan karena kurva lebih mudah berkembang saat growth spurt.
Tidak semua kelengkungan sama
Idiopathic scoliosis paling sering; tipe congenital, neuromuscular atau akibat kondisi lain memerlukan strategi berbeda. Nyeri malam berat, kelemahan, gangguan saraf, demam atau pola kurva tidak biasa dapat memerlukan MRI. Perbedaan panjang tungkai atau postur dapat menciptakan kurva fungsional yang bukan scoliosis struktural.
Observasi dan brace mencegah overtreatment
Kurva ringan dipantau berkala selama pertumbuhan. Brace dipertimbangkan pada kurva sedang yang masih berpotensi bertambah; tujuannya mencegah progresi, bukan membuat tulang lurus seketika, dan keberhasilan bergantung jam pakai. Fisioterapi spesifik scoliosis dapat mendukung postur, kekuatan dan gejala tetapi tidak menggantikan brace bila terindikasi.
Operasi hanya untuk kurva terpilih
Kurva besar atau progresif dapat memerlukan spinal fusion atau teknik pertumbuhan, dengan pertimbangan keseimbangan badan, napas, kematangan tulang dan preferensi keluarga. Operasi memiliki risiko dan manfaat yang harus dibahas dengan ahli tulang belakang anak. Aktivitas dan olahraga umumnya dianjurkan sesuai kemampuan serta arahan klinis.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NIAMS — Scoliosis in children and teens, NIAMS — Scoliosis diagnosis and treatment. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.