Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Mata, Mata

Kantung Mata Hitam

Kantung mata hitam merupakan keadaan saat area kulit di bawah mata lebih gelap dari area di sekitarnya. Keadaan seperti ini bisa membuat pemiliknya tampak letih dan lebih tua tanpa disadari. Akab tetapi, ada upaya-upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi penampakan kantung mata hitam.

Masalah kantung mata hitam bisa dialami oleh siapa saja, akan tetapi lebih umum terjadi pada orang lansia. Diperkirakan ada faktor genetik berperan dalam munculnya kondisi ini. Hal yang menguatkan perkiraan diatas, karena kantung mata hitam umumnya ditemukan pada beberapa anggota keluarga sekaligus.

Penomena kantung mata hitam bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan, karena tidak akan mengganggu fungsi penglihatan. Hal ini juga bisa ditangani dengan metode yang sederhana dan mudah dilakukan.

Penyebab dan Faktor Risiko Kantung Mata Hitam

Kantung mata hitam terjadi, bisa karena berbagai alasan. Satu diantara penyebab yang paling umum adalah faktor penuaan. Dengan bertambahnya usia, area kulit di bawah mata bisa mulai mengendur dan menipis sehingga pembuluh darah di bawah mata dapat lebih terlihat dengan jelas. Inilah yang menyebabkan kantung mata menjadi lebih gelap.

Pengenduran kulit akibat penuaan juga bisa mengakibatkan cekungan di bawah mata. Cekungan tersebut akan memunculkan bayangan yang membuat mata terlihat sembap dan lelah.

Selain itu, ada juga hal lain yang bisa meningkatkan risiko terjadinya kantung mata hitam, seperti:

  • Adanya keluarga dengan kantung mata hitam
  • Dehidrasi
  • Kurang tidur
  • Stres
  • Terlalu sering terpapar sinar matahari
  • Mengonsumsi minuman beralkohol dengan berlebihan
  • Merokok
  • Kelebihan asupan garam

Masalah kantung mata hitam juga dapat terjadi karena penyakit tertentu, seperti rhinitis alergi, penyakit tiroid, dermatitis, atau anemia. Akan tetapi, kantung mata hitam bukanlah gejala utama dari penyakit-penyakit ini. Akan ada gejala lain yang lebih menonjol daripada kantung mata hitam.

Gejala Kantung Mata Hitam

Munculnya kantung mata hitam bisa dengan berbagai gejala, seperti:

  • Area di bawah mata tampak berwarna cokelat, hitam, atau keunguan
  • Pada bagian bawah mata terlihat bengkak atau sembap
  • Kulit di bagian bawah mata terlihat seperti kantung akibat mengendur
  • Kulit di bawah mata ltampak ebih kering dan keriput
  • Mata gatal dan hidung tersumbat
Saatnya ke dokter

Masalah kantung mata hitam umumnya tidak berbahaya dan tidak memerlukan perawatan medis khusus. Akan tetapi, lebih baik konsultasikan dengan dokter bila gejala ini disertai dengan:

  • Penglihatan bermasalah
  • Mata merah
  • Sakit kepala
  • Ruam kulit

Diagnosis Kantung Mata Hitam

Akan terlihat jelas bila seseorang mengalami kantung mata hitam tanpa pemeriksaan khusus. Akan tetapi, untuk mengetahui penyebab kantung mata hitam, dokter akan menanyakan kepada pasien mengenai hal-hal berikut:

  • Gaya hidup yang diterapkan pasien
  • Penyakit yang pernah ada atau sedang diderita
  • Latar belakang kesehatan keluarga

Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dengan memeriksa kulit di bawah mata. Untuk menegakkan diagnosis kantung mata hitam, dokter akan melakukan pemeriksaan pendukung, seperti:

  • Pemeriksaan slit lamp, untuk mengetahui keadaan mata secara keseluruhan apabila kantung mata hitam disertai dengan keluhan lain
  • Tes alergi lewat tes kulit, untuk memastikan alergi yang dimiliki pasien
  • Uji darah, untuk memastikan kemungkinan penyebab kantung mata hitam lain

Pengobatan Kantung Mata Hitam

Biasnya kantung mata hitam akan membaik dengan merubah pola hidup. Ada berbagai cara untuk menghilangkan kantung mata hitam yang bisa dilakukan di rumah, yaitu dengan:

  • Tidur cukup
  • Posisi tidur dengan kepala lebih tinggi
  • Mengurangi asupan garam
  • Berhenti merokok
  • Kompres dingin mata dengan es atau sendok dingin selama 20 menit
  • Mengompres irisan mentimun pada mata
  • Meletakkan kantong teh dingin di bawah mata selama 10–20 menit
  • Perawatan wajah, termasuk pijat di sekitar mata
  • Memakai krim mata yang mengandung niacinamide, kafein, atau vitamin C

Cara-cara di atas mungkin tidak dapat menghilangkan kantung mata hitam dengan cepat. Bila Anda menginginkan hasil yang cepat, gunakan kosmetik, seperti concealer atau color corrector.

Bila sudah melakukan perawatan mandiri namun kantung mata hitam tidak juga hilang, ada beberapa terapi yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan kantung mata hitam, yakni:

  • Terapi laser, guna memperbaiki warna kulit, mengencangkan, dan meremajakan area kantung mata
  • Chemical peelingguna mewujudkan kulit yang lebih cerah dan kencang
  • Suntik filler, untuk memadatkan area bawah mata yang cekung sehingga menghilangkan bayangan yang menggelapkan area tersebut
  • Blepharoplasty, untuk melenyapkan lemak dan kulit yang berlebihan dari area bawah mata

Apabila kantung mata hitam dipicu oleh penyakit tertentu, dokter akan mengatasi penyakit tersebut, maka kantung mata hitam biasanya akan menghilang seiring dengan membaiknya kondisi pasien.

Komplikasi Kantung Mata Hitam

Seperti telah disebutkan diatas, kantung mata hitam bukanlah masalah kesehatan yang serius. Mungkin ada beberapa penderita yang merasa tidak percaya diri karena mengganggu penampilan. Namun, pada kebanyakan kasus, kantung mata hitam bisa membaik dengan perbaikan pola hidup.

Pencegahan Kantung Mata Hitam

Untuk melakukan pencegahan dan mengurangi risiko terjadinya kantung mata hitam adalah:

  • Mengoleskan tabir surya pada wajah, termasuk di sekitar mata
  • Menggunakan kacamata hitam
  • Tidur tepat waktu
  • Tidur dengan kepala dalam posisi lebih tinggi
  • Mengurangi konsumsi minuman beralkohol
  • Tidak merokok
  • Mengurangi asupan garam
  • Konsumsi air sesuai kebutuhan tubuh
  • Mengonsumsi buah dan sayur
  • Memakai pelembab wajah dan krim mata secara rutin