Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Mata

Ablasi Retina

Ablasi retina adalah situasi dimana retina terlepas dari jaringan penyangga yang ada di bawahnya. Terepasnya retina ini bisa mengakibatkan gangguan pada retina itu sendiri.

Apabila ablasi retina tidak juga diobati, resiko kehilangan fungsi penglihatan secara permanen pada mata yang terpapar semakin kuat.

Tanda-tanda

Ablasi retina tidak menunjukkan rasa sakit. Tapi, tandanya hampir selalu timbul sebelum sakit ini terjadi atau malah beranjut.

Analisis

Analisis ablasi retina ditentukan dari konsultasi dan selama pemeriksaan. Dokter akan memandu bagian dalam mata dengan alat yang bernama oftalmoskop. Alat ini akan menunjukkan hasil yang lebih rinci, sehingga dokter bisa melihat lubang retina, air mata, dan yang lain.

Ultrasound imaging Vitrektomil biasanya dipakai juga Pembedahan untuk menghilangkan vitreous di dalam bola mata. Dokter dapat menggunakan tes ini bila ada blooding pada mata.

Ciri khas bila ablasi retina terjadi, adalah:

  • Penglihatan samar
  • Seperti ada tirai yang menutup pada sebagian pandangan mata
  • Keluarnya titik-titik hitam yang timbul dilapangan penglihatan
  • Keluar kilatan pada salah satu atau kedua mata

Masalah terparah yang dapat dialami penderita ablasi retina adalah hilangnya kemampuan melihat atau buta.

Pemicu utama dari ablasi retina ialah:

  • Vitreus yang mengecil. Vitreus adalah cairan bening nan kental yang mengisi didalam mata
  • Luka atau reaksi jaringan tubuh
  • Diabetes

Ablasi retina akan meningkat jika kita:

  • Pernah menderita penyakit yang sama sebelumnya
  • Penderita buram/rabun jauh
  • Anggota keluarga yang mempunyai penyakit ablasi retina
  • Mengidap penyakit mata lain atau peradangan
  • Mengalami cedera mata
  • Usia diatas 49 tahun

Pencegahan

Apabila retina robek tetapi belum juga terlepas, maka lepasnya retina bisa ditangkal dgn tindakan sinar laser (laser beam). Menggunakan laser bisa membakar retina yang sobek, hingga berbentuk bekas luka lantas retina yang robek sebelumnya akan rapat kembali dengan selaput yang ada dibawahnya.

Pada saat laser tidak dapat digunakan, sebagai gantinya bisa dilakukan kriopeksi. Perlu di ingat, kasus ini jarang sekali terjadi. Kriopeksi ialah tindakan pemberian suhu dingin dengan jarum es untuk melekatkan retina di bawah jaringannya.

Apabila retina sudah terlepas maka akan ada tindakakn pembedahan pada pasien.

Jenis-jenis pembedahan ini ialah:

  • Vitrektomil
    Pembedahan untuk menghilangkan vitreous di dalam bola mata.
  • Pneumatic retinopexy
    Injeksi gas ke dalam mata, sehingga berbentuk balon dan akan menutup aliran air mata. Balon segera terserap hingga menempel kembali retina yang robek.
  • Scleral buckling
    Menjahit silikon karet pada bagian luar putih mata. Silikon karet ini bisa membuat retina menempel pada dinding mata lagi.