Ginjal dan Protein Urine

Sindrom Nefrotik

Pahami sindrom nefrotik akibat kebocoran protein di glomerulus: bengkak mata/kaki, urine berbusa, albumin rendah dan kolesterol tinggi; tes urine/darah, penyebab pada anak dan dewasa, steroid atau terapi penyebab, serta risiko infeksi dan bekuan.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 25 Agustus 2026Waktu baca 11 menit
RingkasanSindrom nefrotik adalah pola kerusakan saringan ginjal yang menyebabkan protein dalam jumlah besar bocor ke urine. Akibatnya albumin darah turun, tubuh membengkak, dan lemak darah meningkat; ini bukan satu penyakit dan penyebabnya berbeda pada anak dan dewasa.

Bengkak dan urine berbusa adalah petunjuk

Bengkak sering terlihat di sekitar mata saat pagi lalu kaki/perut, berat naik karena cairan, urine berbusa, lelah, dan nafsu makan turun. Protein hilang juga meningkatkan risiko infeksi dan bekuan darah. Bengkak saja dapat berasal dari jantung, hati, malnutrisi, atau obat sehingga perlu tes.

Urine mengukur kehilangan protein

Dipstick dilanjutkan rasio protein/albumin terhadap creatinine atau koleksi 24 jam; darah menilai albumin, creatinine, lipid, dan penyebab. Ultrasound, tes autoimun/infeksi, genetic test, atau kidney biopsy dipilih menurut usia dan pola. Banyak anak tipikal tidak memerlukan biopsy awal.

Sesak, demam, atau satu kaki bengkak adalah tanda bahayaKe IGD untuk sesak/nyeri dada, batuk darah, satu kaki nyeri-bengkak, urine sangat sedikit, kebingungan, atau demam dengan imunosupresi. Anak dengan nyeri perut dan demam perlu dinilai segera karena peritonitis dapat terjadi.

Terapi mengikuti penyakit dasar

Minimal change disease pada anak sering respons terhadap corticosteroid, sedangkan lupus, diabetes, infeksi, membranous nephropathy, FSGS, atau obat membutuhkan pendekatan berbeda. ACE inhibitor/ARB dapat mengurangi protein, diuretik mengatasi edema, dan statin atau antikoagulan diberikan pada pasien terpilih. Steroid tidak aman dimulai sendiri.

Garam dan cairan diatur secara individual

Pembatasan sodium membantu bengkak; jumlah cairan dan protein harus mengikuti arahan karena pembatasan atau konsumsi protein berlebihan dapat merugikan. Timbang berat dan pantau tekanan/urine sesuai rencana. Vaksin influenza dan pneumococcal penting; vaksin hidup mungkin ditunda saat imunosupresi tertentu.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NIDDK — Nephrotic syndrome in adults, NIDDK — Nephrotic syndrome in children. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.