Lokasi dan waktunya memberi petunjuk
Nyeri gigi berdenyut, sensitif panas/dingin, gusi bernanah atau rasa tidak enak mendukung abses. Bengkak saat makan dapat berasal dari batu kelenjar ludah. Cedera, benjolan perlahan, demam, sakit tenggorok, gondongan atau reaksi alergi memberi pola lain. Bengkak satu sisi yang menetap tetap perlu diperiksa meski tidak sakit.
Pemeriksaan mencari sumber, bukan hanya bengkaknya
Dokter gigi menilai gigi, gusi, dasar mulut, kemampuan membuka mulut dan kelenjar; foto gigi membantu menemukan akar terinfeksi. Ultrasound atau CT digunakan bila infeksi dalam, batu, trauma atau massa dicurigai. Gula darah, imunokompromais dan obat memengaruhi risiko serta kecepatan penyebaran.
Source control adalah terapi utama abses
Abses gigi biasanya memerlukan drainase, perawatan saluran akar atau pencabutan. Antibiotik diberikan bila ada penyebaran, demam, gangguan sistemik atau risiko khusus, bukan pengganti tindakan gigi. Paracetamol atau ibuprofen dapat membantu sesuai kondisi. Jangan menusuk bengkak, menaruh aspirin di gusi atau memakai antibiotik sisa.
Rawat sementara tanpa menunda dokter gigi
Kompres dingin dari luar setelah trauma dan makanan lunak dapat mengurangi keluhan. Jaga kebersihan mulut dengan lembut dan hindari rokok. Kompres panas, pijatan kuat atau ramuan pada bengkak bernanah dapat memperburuk. Alergi dengan bibir/lidah bengkak memiliki jalur darurat berbeda dari sakit gigi.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS — dental abscess, American Dental Association — antibiotics for dental pain and swelling. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.
