Beranda/Kelainan Bawaan Bayi/Omfalokel (Omphalocele)

Kelainan Bawaan Bayi

Omfalokel (Omphalocele)

Pahami omfalokel sebagai kelainan bawaan dinding perut ketika usus, hati atau organ lain keluar melalui pangkal tali pusat dan tertutup kantong, perbedaannya dari gastroschisis, hubungan dengan kelainan jantung, saraf, kromosom dan Beckwith-Wiedemann, deteksi ultrasound dan skrining serum, fetal echocardiography serta pilihan tes genetik, perencanaan persalinan di pusat neonatal-bedah, perlindungan kantong, napas, cairan dan suhu setelah lahir, operasi penutupan segera atau bertahap sesuai ukuran, komplikasi paru, makan, infeksi dan perkembangan, serta larangan menekan organ masuk.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 15 Agustus 2026Waktu baca 10 menit
Ilustrasi editorial untuk artikel Omfalokel (Omphalocele)
RingkasanOmfalokel adalah celah di pusat dinding perut: organ menonjol melalui pangkal tali pusat dan biasanya dibungkus membran tipis. Pada gastroschisis, celah biasanya di samping pusar dan usus tidak memiliki kantong pelindung. Omfalokel sering disertai kelainan lain sehingga penilaian janin menyeluruh penting.

Saat kehamilan

Ultrasound dapat menemukan omfalokel; hasil serum screening tertentu juga dapat memberi petunjuk. Tim menilai ukuran dan isi kantong, pertumbuhan, jantung, organ lain dan kromosom. Fetal echocardiography dan konseling genetik membantu pilihan amniocentesis atau tes lain. Penyebab sebagian besar kasus tidak diketahui dan orang tua tidak perlu disalahkan.

Merencanakan kelahiran

Persalinan direncanakan bersama obstetri maternal-fetal, neonatologi dan bedah anak di rumah sakit yang mampu menangani napas, cairan serta operasi. Cara dan waktu persalinan ditentukan ukuran, posisi, kondisi ibu-janin dan praktik tim; omfalokel saja tidak selalu berarti operasi sesar. Hindari persalinan tanpa akses neonatal bila diagnosis sudah diketahui.

Jangan menyentuh atau menekan kantong organJika bayi lahir dengan organ di luar perut, hubungi layanan darurat, jaga hangat, jangan memberi minum, jangan memecahkan atau menekan kantong, dan jangan menutup dengan bahan kering yang menempel. Kantong bocor, warna organ menggelap, sesak atau suhu turun memerlukan tindakan neonatal segera.

Penanganan setelah lahir

Kantong dijaga tetap utuh, steril, hangat dan lembap; bayi mendapat dukungan napas, selang lambung dan cairan karena kehilangan panas-cairan tinggi. Jangan mendorong organ masuk. Omfalokel kecil sering ditutup dini. Yang besar dapat memakai silo atau penutupan bertahap agar tekanan perut tidak mengganggu paru dan aliran darah.

Perjalanan jangka panjang

Hasil terutama dipengaruhi ukuran, paru dan kelainan penyerta. Makan dapat dimulai perlahan; reflux, kesulitan feeding, infeksi, hernia, masalah napas dan perkembangan dipantau. Sebagian giant omphalocele memakai pendekatan paint-and-wait lalu rekonstruksi kemudian. Follow-up melibatkan bedah anak, nutrisi, jantung, genetika dan tumbuh kembang.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada CDC — omphalocele. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.