Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Bayi

Kulit Bayi Bermasalah dan Cara Perawatannya

Bukan hanya karena haus dan lapar si kecil rewel. Bisa saja karena masalah lain, salah satunya masalah kulit.
Walaupun ibu begitu sangat terampil merawat si Kecil, akan tetapi sewaktu-waktu dia bisa saja terkena beragam masalah kulit seperti ruam popok,
biang keringat, jerawat, dan lain-lainnya.

Mengurus buah hati yang terbilang masih bayi, bukanlah hal yang mudah. Sang ibu dituntut untuk selalu menjaga kebersihannya, karena penyakit kulit bisa menyerang siapa saja, tak terkecuali si kecil. Kulit bayi yang baru lahir memang sangat rentan terhadap beragam ruam dan masalah kulit lainnya. Untungnya, sebagian besar ruam tersebut tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya.

     Beberapa Masalah Kulit yang Sering terjadi pada Bayi
Rasa gatal pada kulit si Kecil refleks membuatnya menggaruk, dan itu bisa membuat kulitnya menjadi lecet. Tentu Kita tidak ingin jika kulit mulus si kecil berubah menjadi berwarna merah, bersisik, dan gatal karena beragam masalah kulit yang bisa menyerangnya?
Untuk itu, Ibu harus mengetahui apa penyebab masalah kulit Si Kecil.

Berikut adalah beberapa masalah kulit yang sering dialami oleh bayi dan cara menghindarinya, di antaranya:

  • Biang keringat
    Biang keringat adalah ruam kecil berwarna merah dan menonjol dan terasa gatal yang bisa menyebabkan sensasi menyengat atau perih, seperti menusuk-nusuk kulit. Biang keringat bisa muncul di bagian mana saja pada tubuh seseorang, tetapi umumnya muncul di area leher, wajah, punggung, dada, atau paha beberapa hari setelah terpapar suhu panas.
    Bayi dan anak-anak lebih berisiko terkena biang keringat, hal itu karena kelenjar keringat mereka belum sepenuhnya berkembang.
    Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengobati biang keringat Si Kecil, adalah menggunakan baju yang longgar untuk
    buah hati Anda, pindahkan Si Kecil ke tempat yang lebih teduh atau sejuk, gunakan handuk berbahan katun untuk menyerap keringatnya, mandikan Si Kecil dengan menggunakan air hangat atau Anda bisa tambahkan 2 sendok teh baking soda per 3,8 liter ke air mandinya guna membantu biang keringat. Selain itu, Anda juga boleh menggunakan bedak untuk Si Kecil yang mengandung Witch Hazel dan Calamine.
    Witch Hazel dipercaya berguna untuk kulit yang tengah mengalami gatal-gatal, inflamasi atau pembengkakan, memar, luka akibat gigitan serangga, dan iritasi kulit lainnya. Sedangkan Calamine bersifat menenangkan dan melindungi kulit dari iritasi kulit ringan, seperti biang keringat.
    Dengan menggunakan bedak yang mengandung dua kandungan ini, kulit bayi akan jadi tenang dan bebas dari iritasi biang keringat.
  • Ruam popok
    Ruam popok biasanya terjadi pada bayi dan anak-anak di bawah usia 2 tahun, dan berada di sekitar area popok. Kebanyakan ruam popok disebabkan karena adanya gesekan kulit si kecil yang sensitif dengan popok yang sudah basah. Kondisi ini akan menyebabkan kulit berwarna merah pada area popok tersebut.
    Selain itu, ruam popok juga disebabkan oleh jamur dan alergi (terhadap tisu, popok, deterjen, sabun, losion).
    Cara menanganinya, adalah kulit si kecil harus dibersihkan memakai sabun khusus bayi dengan kandungan kimia yang sangat ringan dan hindari
    untuk menggosok kulitnya karena bisa membuatnya iritasi.
    Selain itu, sering-seringlah mengganti popoknya agar kulitnya tetap kering dan bersih, serta jangan gunakan tisu yang mengandung alkohol atau pewangi untuk membersihkan kulit si kecil.
    Gunakan pula krim khusus untuk si kecil yang mengandung Zinc Oxide, Allantoin, serta Witch Hazel.
    Zinc Oxide merupakan pelindung kulit untuk mengobati dan mencegah ruam popok, sedangkan Allantoin dan Witch Hazel juga dipercaya bisa mengobati ruam popok pada si kecil dan iritasi kulit ringan lainnya.
  • Jerawat pada bayi
    Meski ini merupakan kondisi umum dan sering terjadi, akan tetapi penyebab jerawat pada bayi masih belum diketahui pasti.
    Jerawat pada bayi didefinisikan sebagai benjolan merah kecil atau jerawat yang berkembang di wajah atau tubuh si kecil.
    Biasanya, jerawat akan hilang dengan sendirinya, bahkan tanpa pengobatan apa pun. Sama seperti jerawat pada remaja dan orang dewasa, jerawat pada bayi berbentuk benjolan atau bintil, layaknya jerawat pada umumnya. Jerawat ini bisa tumbuh di bagian wajah Si Kecil, namun lebih sering berada di pipi dan bahkan di punggung mereka. Untuk membantu membersihkan jerawat pada bayi Bunda, dokter akan memberikan obat berbentuk krim atau salep. Jangan menggunakan obat jerawat, sabun cuci muka, dan losion tanpa anjuran dari dokter, karena kulit si kecil sangat sensitif dan hal itu bisa memperburuk jerawat pada buah hati Bunda. Untuk mencegah datangnya jerawat pada si kecil, Anda juga bisa menggunakan sabun khusus untuk buah hati yang mengandung buah kaya akan antioksidan, seperti blueberry. Antioksidan dapat membantu melawan penyakit, seperti jerawat pada Si Kecil. Selain itu, sabun yang mengandung vitamin A dan C juga baik untuk kesehatan kulitnya.

     Memilih Produk Perawatan Kulit Khusus Bayi
Selain memahami pemicu timbulnya masalah kulit pada bayi,
Anda pun harus mengetahui pula cara memilih produk untuk si kecil, seperti sampo, losion, sabun, dan lain-lainnya. Produk khusus bayi ini dapat membantu Anda untuk memberi perawatan terbaik untuk kulit Si Kecil.
Berikut berbagai cara memilih produk untuk buah hati Bunda:

Bacalah label produk dengan hati-hati. Produk perawatan kulit bayi yang mengandung pewarna, pewangi, dan bahan kimia dapat mengiritasi kulit si kecil dan juga saluran pernapasannya. Carilah produk yang bebas phthalate dan paraben, karena ke dua bahan kimia tersebut berpotensi berbahaya bagi si kecil.

apabila ingin menggunakan bedak, pilihlah bedak bayi yang bebas dari kandungan talek (talk) dan tepung jagung yang berbentuk bubuk.
Kedua bahan tersebut bisa menyebabkan gangguan pernapasan pada si kecil, dan jangan membedaki wajahnya.

Anda bisa memilih produk untuk si kecil yang mengandung madu. Mengapa madu? Karena madu mengandung protein, asam amino, vitamin, enzim, mineral, dan lainnya yang memiliki manfaat baik untuk kulit si kecil. Madu bersifat antimikroba, yang bisa mencegah adanya infeksi patogen. Madu juga membantu untuk peremajaan kulit, menghambat pembentukan keriput, dan bersifat merelaksasi kulit.

Selain itu, minyak esensial seperti chamomile juga bisa Anda pilih untuk si kecil. Pada bayi yang berusia di atas 3 bulan, beberapa minyak esensial bisa digunakan untuk membantu si kecil tidur, dan membuatnya tenang. Chamomile bermanfaat bagi bayi yang memiliki masalah tidur.
Tumbuhan ini memiliki efek menenangkan, dan secara tradisional digunakan untuk mengobati insomnia pada bayi dan juga orang dewasa.
Aroma chamomile juga bisa mengatasi rewel pada bayi.

Dengan mengetahui penyebab terjadinya masalah pada kulit bayi, Anda bisa segera meminimalisirnya. Jangan lupa untuk selalu mendampingi sepenuh hati agar si kecil merasa nyaman, dan gunakan selalu produk yang memang khusus dirancang untuk bayi. Hindari menggunakan produk dewasa untuk bayi agar bisa terhindar dari beragam masalah kulit. Pilihlah produk yang memang dibuat khusus untuk bayi, seperti sampo yang tidak pedih di mata dan sabun mandi khusus untuk bayi. Tetap pastikan juga untuk menjaga kelembapan kulit si kecil dengan menggunakan losion khusus.