Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kesehatan Bayi

14 Cara Alami Mengatasi Pilek Pada Bayi di Tahun Pertamanya

Ada banyak cara mengatasi pilek pada bayi. Lakukan dengan cara alami seperti memberikan obat pilek tradisionals, salah satunya madu yang baik untuk kesehatan.

Pilihan yang tepat bagi ibu memberikan obat tradisional kepada si Kecil jika mengalami batuk & pilek. Mengatasi pilek dan batuk pada bayi tidak bisa dengan sembarang obat-obatan, yang ada dijual bebas di toko obat apotik, sangat berisiko, karena memiliki efek samping yang berbahaya.

Di tahun pertamanya, bayi bisa mengalami pilek hingga 7 kali. Karena daya tahan tubuh si Kecil belum sempurna seperti orang dewasa. Maka dari itu, sangat penting bagi ibu untuk mengetahui bagaimana mengobati pilek pada bayi menggunakan obat tradisional, ataupun cara alami lainnya. Obat tradisional untuk mengatasi pilek pada bayi secara alami adalah,

14 cara mengatasi pilek pada bayi berikut ini:

  1. Perbanyak Cairan
    Air akan mengencerkan lendir di hidung, sekaligus mencegah dehidrasi. Untuk bayi berusia di atas 6 bulan, Anda dapat mencukupi cairan si Kecil dengan memberinya banyak air putih dan kandungan air lainnya dari buah dan sayur sebagai makanan pendamping ASI. Sedangkan untuk bayi berusia di bawah 6 bulan, perbanyak asupan ASI atau susu formulanya untuk mencukupi cairan si Kecil saat pilek. Selain itu,
    hindari jus atau air soda yang mengandung banyak gula. Perhatikan juga warna urine untuk memastikan asupan air untuk bayi saat pilek sudah lebih dari cukup.
  2. Cairan Saline
    Mencuci hidung dengan cairan saline khusus bayi bisa dilakukan untuk mengencerkan lendir di hidung. Baringkan bayi lalu semprotkan cairan sesuai dosis yang dianjurkan (sekitar 2-3 tetes). Pemberian cairan ini dapat membantu lendir mengalir keluar secara alami, sehingga bayi dapat bernapas lebih lega. Cairan ini dapat dibeli dengan bebas di apotek dan aman digunakan untuk bayi yang berusia di bawah 6 bulan.
  3. Minuman atau Sup Hangat
    Jika bayi pilek sudah memasuki masa MPASI, sajikan sup ayam hangat karena nutrisi yang dikandungnya bisa mengatasi pilek pada bayi, sekaligus mengencerkan dahak dan jalan pernafasan.
  4. Bantuan Alat Humidifier
    Kadar kelembaban ruangan akan membantu mengatasi pilek pada bayi, termasuk batuk dan hidung tersumbat. Untuk melembapkan ruangan, Anda dapat menggunakan alat pelembap udara atau humidifier. Udara yang lembap dan tidak kering akan membantu melegakan pernapasan si Kecil dan membuatnya tidur lebih nyenyak. Saat menggunakan alat ini, pastikan alat humidifier bersih dan jauh dari jangkauan bayi.
  5. Madu
    Jika anak sudah berusia lebih dari 1 tahun, madu bisa menjadi cara untuk meredakan batuk di malam hari. Studi menunjukkan kalau 1 sendok teh madu sebelum tidur bisa membuat anak tidur tanpa dirundung batuk. Pastikan anak sudah melewati usia 1 tahun untuk menghindari penyakit botulisme. Selain madu, Anda juga bisa menggunakan bahan alami lainnya seperti jeruk nipis hingga lemon untuk anak yang telah berusia 1 tahun ke atas.
  6. Sedot Lendir
    Bayi pilek akan mengalami kesulitan bernafas jika hidung tersumbat. Siasati dengan alat sedot ingus khusus bayi yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di apotik atau toko bayi. Pastikan alat dan tangan Anda sudah bersih serta gunakan alat tersebut dengan hati-hati sesuai aturan.
  7. Beri Uap Alami
    Jika hidung bayi tersumbat, hangatkan kamar mandi dengan cara membuka air panas supaya suhu dan uap udara naik. Bawa bayi ke dalam kamar mandi selama 10-15 menit untuk menghangatkan dan menenangkannya.
  8. Jauhi dari Polutan
    Polutan seperti asap rokok bisa memperparah iritasi pada hidung dan tenggorokan. Jauhi bayi dari kepulan asap rokok.
  9. Banyak Istirahat
    Tidur adalah kunci untuk imunitas tubuh yang kuat. Tidur yang cukup bisa membantu mengatasi pilek pada bayi, apalagi jika ditambah dengan dekapan hangat dari orang tua.
  10. Mandikan dengan Busa
    Memandikan bayi dengan busa dan air yang sedikit hangat dapat menjadi proses kompres sekaligus membuat bayi rileks. Hindari air dingin, es, atau alkohol saat mandi.
  11. Menu Padat Gizi
    Pastikan menu makanan bayi selalu bergizi seperti protein, sayur-sayuran, dan lemak baik. Jika bayi pilek masih dalam masa MPASI, ASI bisa menjadi senjata ampuh untuk mengatasi pilek pada bayi.
  12. Atur Posisi Tidur
    Saat bayi pilek, Anda boleh menaikkan posisi tidur pada bagian kepalanya, misalnya meletakkan gulungan handuk di bawah bantal. Ini akan membantu jalan pernafasan karena daya gravitasi akan menurunkan cairan ingus.
  13. Hubungi Dokter
    Pilek bayi tidak kunjung sembuh walau sudah mencoba cara-cara alami yang dianjurkan? Segera hubungi dokter jika bayi pilek berusia di bawah 3 tahun, demam di atas 37 celcius, rewel, dan tidak mau minum. Untuk anak balita, segera hubungi dokter bila ada keluhan sakit pada telinga, masalah pernafasan, batuk lebih dari 1 minggu, dahak lebih dari 10-14 hari, dan demam di atas 37 celcius selama 3 hari berturut-turut.
  14. Obat yang Tepat
    Obat-obatan yang dijual bebas tidak selalu tepat untuk mengatasi pilek pada bayi dan juga tidak direkomendasikan untuk anak berusia di bawah 2 tahun. Anda dapat menggunakan cara alami untuk mengatasi pilek seperti pemberian obat pilek tradisional untuk bayi atau home treatment sebagai solusi utama.

Penyebab bayi pilek

Setelah paham dengan obat pilek tradisional/alami untuk bayi, Ibu juga harus tahu penyebab pilek pada bayi agar bayi bisa terhindar dari pilek. Ada beberapa faktor yang dapat membuat bayi pilek, dan di antaranya adalah:

  • Perubahan cuaca
  • Terpapar udara kotor seperti asap rokok dan polusi serta udara kering dan dingin
  • Alergi dan Infeksi virus

Memberikan obat untuk anak di bawah 4 tahun tanpa resep dokter, adalah cara yang buruk bagi kita. Maka dari itu, sebisa mungkin, atasi pilek dan batuk si Kecil dengan cara yang alami, daripada memberikan obat-obatan tanpa resep dokter. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Jika gejala pilek dan batuk bayi tidak kunjung reda/membaik dan serta demam hingga sulit bernapas!