Keluhan dapat berkembang perlahan
Pancaran kecil/menyebar, perlu mengejan, menetes lama, rasa belum kosong, sering kencing, nyeri atau infeksi berulang adalah tanda umum. Penyebab meliputi cedera panggul/perineum, pemasangan kateter atau prosedur, infeksi tertentu dan lichen sclerosus; sebagian tidak diketahui. Gejalanya dapat menyerupai pembesaran prostat.
Panjang dan lokasi menentukan terapi
Urinalysis/kultur mencari infeksi; post-void residual dan uroflow menilai hambatan. Retrograde urethrogram atau cystoscopy memetakan lokasi serta panjang, sedangkan ultrasound atau tes ginjal dipilih sesuai keadaan. Kateter tidak boleh dipaksakan karena dapat membuat jalur palsu dan memperburuk luka.
Dilatasi tidak selalu memberi hasil permanen
Dilatasi atau direct visual internal urethrotomy dapat sesuai untuk striktur pendek tertentu, tetapi kekambuhan umum terutama setelah pengulangan. Urethroplasty membuang atau merekonstruksi bagian parut dan biasanya lebih tahan lama untuk kasus sesuai. Pilihan mempertimbangkan lokasi, panjang, riwayat tindakan dan pengalaman ahli urologi rekonstruksi.
Tindak lanjut mendeteksi kekambuhan
Aliran, gejala, residual dan kadang cystoscopy dipantau setelah terapi. Antibiotik hanya untuk infeksi terbukti atau profilaksis prosedur, bukan membuka jaringan parut. Self-catheterization hanya bila diajarkan dengan teknik dan jadwal khusus. Beri tahu petugas medis tentang striktur sebelum kateterisasi berikutnya.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NIDDK — Urinary retention symptoms and causes, NIDDK — Urinary retention. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.