Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Kelamin, Virus

Kutil Kelamin

Kutil kelamin merupakan benjolan kecil yang muncul di area kelamin atau anus karena infeksi virus HPV (human papillomavirus). Kutil kelamin tidak sama dengan kutil yang tumbuh di bagian tubuh lain, karena kondisi ini adalah satu dari jenis infeksi menular seksual.

Terjadinya kutil kelamin atau kondiloma akuminata ditularkan lewat hubungan seksual dengan penderitanya, baik lewat vagina, mulut, maupun dubur. Biasanya, kutil kelamin timbul beberapa bulan setelah melakukan hubungan seksual dengan penderita infeksi HPV. Akan tetapi, kutil kelamin juga dapat muncul setelah bertahun-tahun, atau bahkan tidak muncul sama sekali.

Penyebab serta Gejala Kutil Kelamin

Penyebab kutil kelamin adalah human papillomavirus (HPV). Virus tersebut dapat menyebar lewat hubungan seksual, termasuk seks anal (lewat anus) atau oral (lewat mulut). Seseorang menjadi berisiko terkena kutil kelamin apabila melakukan hubungan seks yang tidak aman, seperti berganti pasangan atau tidak menggunakan kondom.

Kutil kelamin memiliki ukuran kecil dan sulit terlihat secara kasat mata. Kutil biasanya tumbuh secara berkelompok dan dapat menyebar ke area lain. Meskipun pada umumnya tidak menyakitkan, kutil kelamin bisa disertai gatal, rasa terbakar, juga nyeri dan perdarahan saat berhubungan seksual.

Pengobatan dan Pencegahan Kutil Kelamin

Biasanya pengobatan pada kutil kelamin adalah dengan pemberian obat salep/krim, seperti asam trikloroasetat, atau dengan prosedur operasi, seperti krioterapi. Kedua metode pengobatan ini dilakukan untuk menghilangkan kutil kelamin dan menghentikan gejala yang timbul.

Cara mencegah terjadinya kutil kelamin, adalah dengan upaya terbaik yang dilakukan dengan melakukan hubungan seksual secara aman. Selain itu, kutil kelamin juga dapat dicegah dengan menjalani vaksinasi HPV.