Info Kesehatan Keluarga Indonesia

Gaya Hidup

Sindrom Geriatri

Sindrom geriatri adalah kumpulan masalah kesehatan yang kerap dialami oleh orang lanjut usia sebagai akibat dari bertambahnya usia. Sindrom geriatri meliputi masalah fisik dan mental yang memerlukan perawatan yang serius.

Memasuki usia tua, fungsi tubuh mengalami penurunan, sehingga orang tua tidak dapat beraktivitas atau berpikir seperti biasanya. Hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang dikenal sebagai sindrom geriatri.

Sindrom geriatri masih merupakan masalah yang wajar. Namun, sindrom ini dapat menurunkan kualitas hidup orang tua jika tidak ditangani dengan benar. Dengan sindrom geriatri, orang tua mungkin memerlukan bantuan orang lain untuk merawat diri setiap hari, seperti mandi, makan, atau mengenakan pakaian.

Penyebab Sindrom Geriatri

Sindrom geriatri tidak hanya disebabkan oleh penuaan. Banyak hal dapat berkontribusi pada kondisi penderitanya dan lingkungan di mana mereka tinggal dan beraktivitas. Berikut penjelasannya:

Faktor internal

Sindrom geriatri disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat saat masih muda dan masalah kesehatan yang muncul saat orang tua menjadi lebih tua. Risiko terkena sindrom geriatri dapat meningkat dengan faktor-faktor berikut:

  • Makanan tidak sehat
  • Tidak banyak bergerak setiap hari dan tidak berolahraga secara teratur
  • Berlebihan berat badan atau IMT
  • Rokok
  • Konsumsi berlebihan alkohol
  • Pernah terkena cedera kepala
  • Mengalami kejadian traumatis
  • Mengalami penyakit jangka panjang seperti GERD, penyakit Parkinson, diabetes, pembesaran prostat, radang sendi, penyakit jantung, penyakit paru-paru, atau kanker
  • Mengalami tirah baring, atau istirahat di tempat tidur, yang berlangsung terlalu lama
Faktor eksternal

Faktor-faktor yang ada di lingkungan orang tua, seperti: dapat menyebabkan sindrom geriatri.

  • Tinggal di tempat yang tidak mendukung aktivitas fisik atau rentan terhadap kecelakaan
  • Tinggal sendirian atau tidak terlibat dalam aktivitas sosial di lingkungannya
  • Mengalami kekerasan secara fisik, lisan, atau seksual
  • Memiliki masalah keuangan yang belum diselesaikan

Gejala Sindrom Geriatri

Penderita sindrom geriatri biasanya mengalami salah satu atau lebih dari keluhan berikut:

  • Lebih lama untuk bergerak, seperti berjalan
  • Sering jatuh karena tubuh tidak seimbang
  • Mudah untuk lupa
  • Tidak dapat mengontrol buang air kecil atau buang air besar
  • Masalah penglihatan, seperti pandangan buram atau katarak
  • Nyeri yang sering terjadi di punggung, leher, atau persendian
  • Cepat lelah
  • Kurang nafsu makan
  • Berat badan berkurang atau bahkan bertambah
  • Sulit untuk tidur, atau bahkan terlalu sering
  • Peningkatan kemampuan mendengar (presbiskusis)
  • mengambil banyak obat untuk mengatasi keluhannya

Gejala gangguan psikologis juga sering ditemukan pada orang tua dengan sindrom geriatri, di antaranya:

  • Cemas sepanjang waktu
  • Mudah kehilangan semangat
  • Sering menjadi marah atau gelisah
  • Seringkali hilang fokus
  • Memiliki perasaan kesepian
  • Hilang minat pada sesuatu yang dulunya menyenangkan
Saatnya ke dokter

Meskipun mereka belum mengalami keluhan yang mengganggu rutinitas kehidupan mereka, seorang lansia disarankan untuk selalu memeriksakan diri ke dokter secara teratur.

Dokter dapat menyarankan tes darah, skirining, atau vaksinasi yang sesuai untuk kondisi kesehatan orang tua melalui konsultasi online, terutama jika tidak ada keluhan yang spesifik.

Namun, jika ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala sindrom geriatri seperti yang disebutkan di bawah ini, sebaiknya pergi ke dokter segera.

  • Tidak dapat melakukan tugas dasar secara mandiri, seperti mencuci
  • Pernah mengalami kecelakaan atau cedera
  • Seringkali, mereka melupakan hal-hal penting, seperti tidak menemukan tempat yang sering dikunjungi atau meninggalkan kompor menyala
  • Tidak ingin berinteraksi dengan orang lain

Diagnosis Sindrom Geriatri

Dokter dapat mendiagnosis sindrom geriatri melalui kuesioner khusus yang berisi pertanyaan tentang keluhan dan aktivitas sehari-hari orang tua. Kuesioner ini dapat mencakup pertanyaan seperti:

  • Penyakit yang diderita
  • Riwayat medis pasien
  • Jatuh atau cedera karena jalan yang tidak seimbang
  • Fungsi pendengaran, penglihatan, dan berpikir dan mengingat
  • Kemampuan untuk melakukan tugas harian seperti makan, mengenakan pakaian, atau menggunakan toilet
  • Daftar obat yang telah dikonsumsi
  • Kondisi mental atau emosional
  • Interaksi sosial orang tua dengan lingkungan sekitar mereka
  • Beban keuangan yang ditanggung oleh orang tua

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh, termasuk bagian tubuh yang mengalami keluhan dan indeks massa tubuh orang tua. Jika diperlukan, dokter juga dapat melakukan pemeriksaan tambahan dengan tes darah atau Rontgen untuk mendiagnosis penyakit yang dapat menyebabkan keluhan sindrom geriatri.

Pengobatan Sindrom Geriatri

Penanganan sindrom geriatri harus disesuaikan dengan kondisi medis pasien dan keluhan mereka. Perawatan dimaksudkan untuk membuat orang tua lebih nyaman saat beraktivitas dan memungkinkan mereka melakukan aktivitas secara mandiri.

Perawatan utama untuk sindrom geriatri adalah menjalani gaya hidup yang sehat dan mendapatkan dukungan mental dan fisik. Beberapa jenis perawatan yang diberikan termasuk:

  • Memenuhi kebutuhan protein, kalsium, vitamin D, dan energi
  • Memilih jenis olahraga yang sesuai untuk orang lanjut usia, seperti tai chi atau sedikit latihan kekuatan (strength training)
  • Mendukung orang tua untuk bergabung dengan komunitas seusianya
  • Memberikan pegangan tangan, juga dikenal sebagai handrail, di tempat-tempat yang rawan mengakibatkan cedera, seperti toilet dan tangga
  • Mengajak orang tua untuk berkonsultasi dengan dokter secara teratur

Dokter juga dapat memberikan pengobatan khusus untuk sindrom geriatri yang merupakan masalah kesehatan tertentu. Beberapa penanganannya adalah:

  • pemberian obat tergantung pada penyakit yang diderita, seperti obat pereda nyeri, obat hipertensi, antidepresan, atau obat untuk gangguan tidur
  • Pemberi akses ke alat bantu jalan seperti kursi roda, tongkat, atau walker
  • Psikoterapi (misalnya, terapi perilaku kognitif)
  • Pendampingan untuk melakukan aktivitas harian atau menjaga kebersihan tubuh, jika tidak bisa melakukannya sendiri

Komplikasi Sindrom Geriatri

Tidak boleh dianggap sepele sindrom geriatri karena dapat menjadi lebih parah dan menurunkan kualitas hidup orang tua, serta meningkatkan risiko penyakit serius. Sindrom geriatri yang parah dapat menyebabkan:

  • Gangguan nutrisi, juga dikenal sebagai malnutrisi
  • Disabilitas fisik sehingga tidak mampu melakukan apa pun secara mandiri
  • Sulit tidur selama berbulan-bulan
  • Cedera berat atau kecelakaan

Keluhan yang disebabkan oleh sindrom geriatri juga dapat menjadi indikasi dari penyakit serius lainnya. Penyakit dapat menjadi lebih parah atau terlambat ditangani jika dibiarkan tanpa pengobatan. Contoh penyakit meliputi:

  • Kanker
  • Patah tulang, osteoporosis, dan osteoporosis
  • Gangguan jantung
  • Gangguan ginjal
  • Alzheimer atau penyakit demensia

Selain itu, kondisi kesehatan mental berikut dapat menjadi hasil dari sindrom geriatri:

  • Schizophrenia
  • Kecemasan kronis
  • Stress
  • Niat untuk bunuh diri

Pencegahan Sindrom Geriatri

Mengingat bahwa sindrom geriatri adalah akibat penuaan, tidak ada cara untuk mencegah kondisi ini. Namun, hal-hal berikut dapat dilakukan untuk mencegah gejala yang parah:

  • Konsumsi buah dan sayur serta makanan yang tinggi protein
  • Mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung banyak gula dan lemak jenuh
  • Mengurangi konsumsi minuman dengan rasa asam, kafein, alkohol, atau soda
  • Hindari merokok
  • Berpartisipasi dalam olahraga teratur, terutama yang meningkatkan ketahanan stamina, seperti bersepeda, berenang, atau aerobik rendah intensitas
  • Jangan menunda untuk buang air kecil dan buang air besar
  • Untuk mendapatkan dosis obat yang tepat, konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi obat apa pun
  • Saat beraktivitas di luar ruangan di bawah sinar matahari, gunakan kacamata pelindung dan tabir surya
  • Pakaian earplug saat berada di tempat yang bising
  • Sering berkonsultasi dengan dokter, terutama jika Anda memiliki masalah medis