Stroke dan Pembuluh Otak

Stroke Iskemik

Pahami stroke iskemik akibat sumbatan pembuluh otak: gejala mendadak, CT/CTA, waktu terakhir sehat, alteplase atau tenecteplase, thrombectomy hingga pasien terpilih, antiplatelet/anticoagulant, dan rehabilitasi.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 25 Agustus 2026Waktu baca 12 menit
RingkasanStroke iskemik adalah jenis stroke tersering dan terjadi ketika bekuan menyumbat aliran darah ke bagian otak. Thrombolysis dan mechanical thrombectomy dapat menyelamatkan jaringan pada pasien terpilih, tetapi manfaatnya sangat bergantung pada kecepatan datang dan hasil imaging.

Sumbatan dapat berasal dari arteri atau jantung

Atherosclerosis pada pembuluh besar, penyakit pembuluh kecil dan bekuan dari atrial fibrillation adalah penyebab umum. Gejala mengikuti area otak: wajah/lengan lemah sebelah, bicara atau memahami terganggu, penglihatan hilang, neglect atau keseimbangan mendadak. Stroke belakang otak dapat dominan pusing berat, diplopia dan sulit berjalan.

Waktu terakhir normal mengarahkan terapi

CT tanpa kontras menyingkirkan perdarahan; CTA mencari large-vessel occlusion dan perfusion/MRI dapat menilai jaringan yang masih dapat diselamatkan. Glukosa diperiksa segera. Pasien yang bangun dengan gejala masih mungkin eligible berdasarkan imaging, jadi jangan menyimpulkan terlambat sendiri.

Jangan memberi aspirin sebelum scanHubungi layanan darurat segera untuk tanda BE-FAST atau TIA. Catat waktu terakhir normal dan daftar obat, khususnya anticoagulant. Jangan memberi aspirin, obat tekanan darah tambahan, makanan/minuman, memijat atau membiarkan pasien tidur menunggu pulih.

Reperfusi dipilih dengan kriteria keselamatan

Alteplase atau tenecteplase melalui vena dapat diberikan dalam jendela awal pada pasien yang memenuhi syarat. Mechanical thrombectomy mengambil bekuan pembuluh besar, umumnya secepat mungkin dan pada sebagian pasien hingga 24 jam berdasarkan imaging. Tim menilai perdarahan, tekanan darah, pengencer darah dan operasi baru sebelum terapi.

Pencegahan disesuaikan dengan penyebab

Antiplatelet digunakan pada banyak stroke non-cardioembolic; anticoagulant lebih tepat untuk atrial fibrillation tertentu dan biasanya dimulai pada waktu yang dipilih dokter. Statin, kontrol tekanan/gula, berhenti rokok, tata laksana sleep apnea dan prosedur carotid pada stenosis terpilih mengurangi kekambuhan. Rehabilitasi dimulai setelah kondisi stabil.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada American Stroke Association — Ischemic stroke, American Stroke Association — 2026 acute ischemic stroke guidance, CDC — Stroke signs. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.