Cedera ringan pun dapat bermakna
Lansia, penggunaan anticoagulant/antiplatelet, gangguan pembekuan, alkohol berat dan atrofi otak meningkatkan risiko setelah jatuh yang tampak sepele. Gejala meliputi sakit kepala, muntah, mengantuk, perubahan perilaku/memori, bicara pelo, jalan tidak stabil, kelemahan satu sisi, kejang atau pingsan.
CT adalah pemeriksaan utama
CT kepala cepat menunjukkan lokasi, ukuran, efek tekanan dan pergeseran otak; MRI membantu kasus kronis atau rumit. Dokter memeriksa kesadaran, pupil, kekuatan dan pembekuan. Jangan menganggap kebingungan baru pada lansia sebagai demensia tanpa menanyakan jatuh dan obat pengencer darah.
Terapi ditentukan ukuran dan kondisi saraf
Hematoma kecil stabil dapat dipantau dengan pemeriksaan dan scan ulang. Perdarahan besar atau bergejala sering memerlukan burr-hole drainage atau craniotomy; anticoagulant dibalik bila perlu. Steroid bukan terapi rutin mandiri. Kejang, tekanan intrakranial dan komplikasi lain ditangani di rumah sakit.
Pemulihan memerlukan pengawasan
Fisioterapi, terapi okupasi, bicara dan kognitif disesuaikan dengan defisit. Obat pengencer darah hanya dimulai ulang setelah tim menimbang risiko bekuan dan perdarahan. Pencegahan jatuh, pencahayaan rumah, pemeriksaan penglihatan dan penggunaan helm mengurangi risiko; hindari alkohol saat pemulihan.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS — Subdural haematoma, Cambridge University Hospitals — Acute subdural haematoma. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.