Beranda/Otak, Nutrisi, dan Alkohol/Sindrom Wernicke–Korsakoff

Otak, Nutrisi, dan Alkohol

Sindrom Wernicke–Korsakoff

Kenali ensefalopati Wernicke dan sindrom Korsakoff akibat kekurangan tiamin: kebingungan, gangguan mata dan berjalan, penyebab selain alkohol, diagnosis klinis, serta pentingnya tiamin segera sebelum glukosa.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 25 Agustus 2026Waktu baca 11 menit
RingkasanWernicke–Korsakoff adalah spektrum kerusakan otak akibat kekurangan berat vitamin B1 (tiamin). Ensefalopati Wernicke merupakan kegawatdaruratan yang masih dapat membaik bila diobati segera; tanpa terapi, gangguan ingatan Korsakoff dapat menetap.

Tiga gejala klasik sering tidak lengkap

Kebingungan, gangguan gerak mata dan jalan sempoyongan adalah pola klasik, tetapi banyak pasien tidak menunjukkan ketiganya. Mengantuk, tekanan darah rendah, hipotermia atau kelemahan juga dapat muncul. Korsakoff ditandai sulit membentuk ingatan baru, hilangnya ingatan lama, apatis dan confabulation—mengisi celah ingatan tanpa sengaja berbohong.

Alkohol bukan satu-satunya penyebab

Risiko meningkat pada penggunaan alkohol berat, malnutrisi, muntah berkepanjangan termasuk hiperemesis kehamilan, operasi bariatrik, kanker, dialisis atau gangguan penyerapan. MRI dan tes darah dapat mendukung atau mencari penyebab lain, tetapi hasil normal tidak menyingkirkan Wernicke. Diagnosis terutama klinis dan terapi tidak boleh menunggu tes.

Kebingungan baru dan sulit berjalan adalah daruratKe IGD segera bila orang berisiko kekurangan gizi mendadak bingung, sulit berdiri, penglihatannya ganda, matanya bergerak tidak normal, sangat mengantuk atau pingsan. Jangan menunggu semua gejala klasik dan jangan hanya memberi suplemen oral di rumah.

Tiamin parenteral harus diberikan segera

Di rumah sakit, tiamin dosis terapi diberikan melalui vena atau otot, idealnya sebelum atau bersamaan dengan glukosa, disertai koreksi magnesium, cairan dan nutrisi. Glukosa darurat tidak boleh ditunda pada hipoglikemia, tetapi tiamin harus segera menyusul. Tablet vitamin biasa tidak memadai untuk dugaan akut karena penyerapan dapat buruk.

Pemulihan memerlukan dukungan jangka panjang

Gerak mata dan keseimbangan dapat membaik lebih cepat daripada ingatan; sebagian kerusakan menetap. Pantang alkohol, terapi gangguan penggunaan alkohol yang diawasi, nutrisi, fisioterapi dan rehabilitasi kognitif membantu mencegah cedera lanjutan. Berhenti alkohol mendadak dapat memicu withdrawal berbahaya sehingga perlu rencana medis.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NIAAA — Wernicke–Korsakoff syndrome, NIAAA — Alcohol-related medical complications. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.