Regresi nyata berbeda dari variasi perkembangan
Kehilangan kata yang sudah digunakan, kontak sosial, permainan, kemampuan toileting atau motorik perlu dokumentasi waktu dan video bila ada. Tidak semua regresi adalah autism; hearing loss, epilepsy/Landau-Kleffner, Rett syndrome, infeksi, tumor, penyakit metabolik/degeneratif, trauma atau stres berat perlu dipertimbangkan.
Evaluasi tidak boleh berhenti pada label lama
Tim perkembangan/neurologi menilai riwayat sebelum-sesudah, pemeriksaan saraf, hearing/vision dan perilaku adaptif. EEG, MRI, metabolic/genetic testing atau tes lain dipilih menurut usia, pola, seizure dan temuan fisik. Diagnosis autism adalah klinis; tidak ada blood test atau scan tunggal yang memastikan.
Dukungan mengikuti profil kemampuan
Speech-language dan augmentative communication, occupational/physical therapy, pendidikan terstruktur dan positive behavioral support menargetkan komunikasi, regulasi, keselamatan serta aktivitas harian. Obat tidak memulihkan perkembangan secara umum tetapi dapat menangani seizure, ADHD, anxiety, sleep atau perilaku yang membahayakan setelah penyebab dinilai.
Keluarga membutuhkan rencana jangka panjang
Tetapkan tujuan bermakna bersama anak/keluarga dan ukur partisipasi, bukan kepatuhan tampak normal. Rencana krisis, respite, dukungan saudara, sekolah inklusif dan transisi dewasa penting. Hindari terapi ‘detox’, chelation atau restriksi diet tanpa indikasi yang dapat menyebabkan cedera atau malnutrisi.
Informasi dalam artikel ini merujuk pada NICHD — autism spectrum disorder terminology, APA — autism spectrum disorder, CDC — autism diagnosis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.