Beranda/Autisme, Regresi, dan Perkembangan Anak/Sindrom Heller: Istilah Lama untuk Childhood Disintegrative Disorder

Autisme, Regresi, dan Perkembangan Anak

Sindrom Heller: Istilah Lama untuk Childhood Disintegrative Disorder

Pahami istilah lama childhood disintegrative disorder yang kini tercakup dalam autism spectrum disorder, ditandai kehilangan keterampilan setelah perkembangan awal; pentingnya menilai epilepsy, Rett, gangguan metabolik/degeneratif, pendengaran dan trauma; serta intervensi komunikasi, perilaku dan keluarga.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 20 Agustus 2026Waktu baca 10 menit
RingkasanSindrom Heller atau childhood disintegrative disorder adalah diagnosis lama untuk anak yang kehilangan keterampilan bahasa, sosial, bermain, gerak atau kemandirian setelah periode perkembangan awal. Dalam DSM-5/DSM-5-TR, kategori ini tidak berdiri sendiri dan termasuk autism spectrum disorder dengan kebutuhan yang dijelaskan individual.

Regresi nyata berbeda dari variasi perkembangan

Kehilangan kata yang sudah digunakan, kontak sosial, permainan, kemampuan toileting atau motorik perlu dokumentasi waktu dan video bila ada. Tidak semua regresi adalah autism; hearing loss, epilepsy/Landau-Kleffner, Rett syndrome, infeksi, tumor, penyakit metabolik/degeneratif, trauma atau stres berat perlu dipertimbangkan.

Evaluasi tidak boleh berhenti pada label lama

Tim perkembangan/neurologi menilai riwayat sebelum-sesudah, pemeriksaan saraf, hearing/vision dan perilaku adaptif. EEG, MRI, metabolic/genetic testing atau tes lain dipilih menurut usia, pola, seizure dan temuan fisik. Diagnosis autism adalah klinis; tidak ada blood test atau scan tunggal yang memastikan.

Kehilangan kemampuan mendadak memerlukan evaluasi cepatKe IGD untuk regresi bersama kejang, sulit dibangunkan, kelemahan, jalan mendadak terganggu, demam/leher kaku atau cedera. Hubungi layanan perkembangan/neurologi segera untuk kehilangan bahasa atau keterampilan yang berlangsung hari–minggu.

Dukungan mengikuti profil kemampuan

Speech-language dan augmentative communication, occupational/physical therapy, pendidikan terstruktur dan positive behavioral support menargetkan komunikasi, regulasi, keselamatan serta aktivitas harian. Obat tidak memulihkan perkembangan secara umum tetapi dapat menangani seizure, ADHD, anxiety, sleep atau perilaku yang membahayakan setelah penyebab dinilai.

Keluarga membutuhkan rencana jangka panjang

Tetapkan tujuan bermakna bersama anak/keluarga dan ukur partisipasi, bukan kepatuhan tampak normal. Rencana krisis, respite, dukungan saudara, sekolah inklusif dan transisi dewasa penting. Hindari terapi ‘detox’, chelation atau restriksi diet tanpa indikasi yang dapat menyebabkan cedera atau malnutrisi.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NICHD — autism spectrum disorder terminology, APA — autism spectrum disorder, CDC — autism diagnosis. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.