Infeksi Jaringan Dalam

Phlegmon

Pahami phlegmon sebagai istilah radiologis/klinis untuk peradangan menyebar dan tidak berbatas tegas pada jaringan, sering akibat infeksi tetapi tidak selalu berupa kantong nanah; perbedaan dengan abscess yang terlokalisasi dan cellulitis kulit; lokasi kulit, rongga mulut/leher, appendix, pancreas atau organ lain; faktor diabetes, imunosupresi, luka dan dental infection; pemeriksaan fisik, darah, ultrasound, CT/MRI dan culture bila ada sampel; antibiotik sesuai lokasi, source control, drainase bila abscess terbentuk dan operasi untuk jaringan mati atau sumber; mengapa tidak boleh dipijat/ditusuk; Ludwig’s angina dan necrotizing infection; serta nyeri tidak sebanding, kulit ungu, suara berubah atau sesak yang darurat.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 20 Agustus 2026Waktu baca 11 menit
RingkasanPhlegmon bukan sinonim abses. Phlegmon menggambarkan area inflamasi yang menyusup dan belum membentuk dinding atau kantong nanah yang jelas; abses adalah kumpulan cairan/pus yang terlokalisasi. Maknanya bergantung lokasi, sehingga “phlegmon” pada laporan CT abdomen berbeda dari infeksi kulit atau dasar mulut.

Istilah yang bergantung lokasi

Pada kulit, gambaran dapat tumpang tindih dengan cellulitis: nyeri, hangat, bengkak dan kemerahan yang batasnya samar. Dental infection dapat menyebar ke ruang submandibular dan dasar mulut. Appendix, diverticulitis, Crohn atau pancreatitis dapat membentuk inflammatory phlegmon di abdomen. Tidak semua phlegmon disebabkan Staphylococcus/Streptococcus; flora dan kebutuhan terapi mengikuti sumber.

Diagnosis mencari abses dan jaringan mati

Dokter menilai kecepatan menyebar, nyeri, demam, luka, gigi, fungsi organ dan sepsis. Darah membantu menilai inflamasi serta organ; culture paling berguna dari darah atau jaringan/cairan, bukan swab permukaan sembarang. Ultrasound menemukan abscess dangkal; CT/MRI memetakan ruang dalam. Gas, fascia rusak, nyeri tak sebanding atau shock meningkatkan kecurigaan necrotizing soft-tissue infection.

Bengkak dasar mulut, kulit ungu, atau shock adalah daruratKe IGD segera untuk sulit bernapas/menelan ludah, suara berubah, lidah terdorong ke atas, bengkak leher, nyeri sangat berat melebihi tampilan kulit, blister/bercak ungu-hitam, kebingungan, pingsan, napas/denyut cepat atau urine berkurang. Ini dapat menandakan ancaman jalan napas, necrotizing infection atau sepsis.

Antibiotik dan source control

Antibiotik dipilih dari lokasi, berat, alergi, paparan rumah sakit dan pola resistensi; kasus berat memerlukan IV. Bila ada abses matang, jaringan mati, gigi penyebab, perforasi atau obstruction, drainase atau operasi mungkin wajib. Phlegmon abdomen tertentu justru dikelola antibiotik dan observasi dulu, sehingga keputusan tidak boleh berdasarkan nama saja. Jangan menusuk, memijat atau memakai sisa antibiotik.

Pemantauan

Tandai tepi kemerahan kulit dan pantau gejala sistemik; sedikit memburuk dalam 24–48 jam awal antibiotik dapat terjadi, tetapi penyebaran cepat atau tidak membaik memerlukan review. Elevasi membantu cellulitis tungkai. Kontrol gula, rawat luka dan obati tinea di sela jari untuk mencegah kekambuhan. Lymphedema atau episode berulang memerlukan strategi khusus, bukan antibiotik terus-menerus tanpa evaluasi.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada NHS — cellulitis, Sheffield Children’s NHS — acute dental and facial infection guideline. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.