Beranda/TB, Pencegahan, dan Organ Tubuh/Tuberkulosis (TBC): Infeksi dan Penyakit TB

TB, Pencegahan, dan Organ Tubuh

Tuberkulosis (TBC): Infeksi dan Penyakit TB

Pahami tuberculosis sebagai infeksi airborne yang dapat laten/tidak menular atau menjadi penyakit aktif di paru, kelenjar, otak, tulang, ginjal dan organ lain; TST/IGRA versus tes penyakit, faktor risiko, preventive treatment, BCG, contact tracing, regimen sesuai resistansi, serta BPJS/puskesmas.

Ditulis oleh Tim SehatKitaDiperbarui 25 Agustus 2026Waktu baca 12 menit
RingkasanTuberkulosis (TB/TBC) adalah infeksi Mycobacterium tuberculosis. Pada TB infection laten, kuman terkendali: tidak ada gejala dan tidak menular. Pada TB disease, kuman berkembang di paru atau organ lain, menimbulkan penyakit dan TB paru/larynx dapat menular melalui udara.

Tes infeksi berbeda dari tes penyakit

TST/Mantoux atau IGRA menunjukkan respons imun terhadap TB tetapi tidak membedakan laten dan aktif. Orang bergejala atau hasil positif memerlukan evaluasi penyakit dengan wawancara, pemeriksaan, chest X-ray, sputum rapid molecular/culture, atau sampel organ terkait. BCG dapat memengaruhi TST, sedangkan IGRA tidak dipengaruhi vaksin.

TB dapat mengenai hampir semua organ

Selain batuk, demam, keringat malam, dan berat turun, TB kelenjar menyebabkan benjolan; TB tulang belakang nyeri/kelemahan; meningitis TB sakit kepala, muntah, kaku atau bingung; ginjal menyebabkan darah urine. Anak, HIV, diabetes, malnutrisi, silicosis, perokok, dan pengguna immunosuppressant lebih berisiko progresi.

Gejala otak atau tulang belakang memerlukan evaluasi segeraKe IGD untuk sakit kepala hebat dengan kaku/bingung, kejang, kelemahan kaki, gangguan kencing, sesak, atau batuk darah banyak. Orang dengan HIV/imunosupresi dan gejala TB perlu diperiksa cepat meski batuk belum tiga minggu.

Preventive treatment mencegah TB aktif

Setelah active TB disingkirkan, orang dengan infection dan risiko tertentu mendapat regimen preventive berbasis rifamycin/isoniazid sesuai usia, kehamilan, HIV, interaksi, dan pedoman nasional. Kontak serumah perlu screening meski merasa sehat. BCG terutama melindungi anak dari bentuk berat seperti meningitis/miliary, bukan jaminan tidak terinfeksi.

Terapi penyakit mengikuti lokasi dan resistansi

Regimen menggunakan beberapa antibiotik selama berbulan-bulan; TB meningitis/tulang, kehamilan, HIV, anak, atau drug-resistant TB memerlukan penyesuaian. Dukungan puskesmas/program TB membantu tes, obat, adherence, contact tracing, nutrisi dan BPJS/JKN. Jangan menyembunyikan diagnosis karena stigma—data dan komunikasi mengikuti aturan kesehatan publik.

Sumber dan catatan editorial

Informasi dalam artikel ini merujuk pada WHO — Tuberculosis overview, WHO — TB questions and answers, CDC — Active TB disease. Informasi ini bukan diagnosis atau pengganti konsultasi dokter.