Mengapa alergi susu
Alergi susu adalah satu kondisi yang sangat sensitif oleh sistem imun tubuh terhadap protein yang ada pada susu. Susu sapi merupakan yang paling sering menyebabkan alergi dari jenis susu lainnya.
Alergi susu paling sering dialami oleh anak berusia di bawah lima tahun. Pada umumnya alergi susu sapi tak berlangsung selamanya. Rata-rata anak berusia lima tahun keatas akan merasakan alergi itu akan menghilang dengan sendirinya, seiring bertambah baiknya sistem imun seseorang.
Dengan kondisi normal, sistem imun berfungsi untuk mengatasi kuman dari luar. Pada alergi susu, tubuh menganggap protein dalam susu seperti kuman dari luar yang masuk mengancam tubuh. Dan sistem imun kemudian bereaksi berlebihan terhadap kehadiran protein tersebut.
Penyebab
Alergi susu yang sering terjadi adalah susu sapi. Di dalam susu sapi terdapat beberapa jenis protein seperti whey dan kasein. Kedua jenis protein ini yang tertuduh paling sering menyebabkan alergi.
Jika dokter menduga adanya alergi susu, dokter akan melakukan anamnesis (wawancara medis), terutama apa saja makanan yang baru saja dikonsumsi, gejala yang dialami, dan jarak waktu dari makanan dikonsumsi sampai timbul gejala. Selain itu, akan dilakukan pemeriksaan fisik menyeluruh untuk mengetahui seluruh gejala yang mungkin timbul.
Pemeriksaan lanjutan oleh dokter bisa saja dilakukan guna memastikan ada tidaknya alergi susu. Cukil kulit adakah pemeriksaan yang akan dilakukan. Yaitu dengan mencukit sebagian kecil kulit dan memaparkannya dengan protein susu. Lalu dokter akan mengamati bila terjadi reaksi, berupa kulit kemerahan atau ada rasa gatal yang muncul.
Juga dapat dilakukan pemeriksaan IgE (immunoglobulin E) melalui pemeriksaan lewat darah. Bila terdapat kecenderungan alergi dari susu, IgE di dalam darah akan meningkat jumlahnya di atas normal.
Gejala
Gejala-gejala sangat bervariasi, di antaranya adalah:
- Sesak napas, disertai batuk-batuk
- Suara serak
- Diare
- Mual dan muntah
- Bentol-bentol pada kulit
- Mata merah bengkak, berair dan gatal
Bisa juga muncul gejala berat yang disebut anafilaksis. Gejalanya berupa tekanan darah turun drastis, bibir kebiruan, sesak napas hebat, kulit pucat dan penurunan kesadaran.
Pencegahan
Dengan mencegah konsumsi susu atau produk-produk berbasis susu, seperti yoghurt atau keju. Ini akan menjadi Pengobatan terbaik dari alergi susu, bergantung pada tingkat sensitivitas tubuh, makanan yang mengandung susu juga sebaiknya dihindari. Terutama bagi mereka yang sangat sensitif terhadap susu dan produk olahan sejenisnya.
Ada baiknya perhatikan dahulu komposisi makanan yang tertera pada kemasan pembungkus makanan sebelum mengkonsumsi suatu produk. Kadang memang tidak tercantum kata susu pada kemasan makanan. Tapi cermati bahan lain seperti whey, lactaglobulin, kasein dan lactalbumin, yang mungkin tercantum di kemasan.
Mengonsumsinya bisa menimbulkan gejala seperti halnya reaksi alergi susu, karena Susu memiliki senyawa macam diatas.
Bila tanpa disengaja dikonsumsi atau memang tidak bisa terhindarkan untuk dikonsumsi lalu terjadi alergi, pertama perlu dilakukan ialah pastikan tidak terjadi gejala alergi anafilaksis atau alergi berat. Bila terjadi anafilaksis, maka penderita secepatnya dibawa ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan suntikan adrenalin guna menghentikan alergi tersebut, sehingga nyawa penderita sapat terselamatkan.
Pengobatan
Gejala ringan. Maka obat anti-alergi seperti antihistamin dapat diberikan. Antihistamin yang umumnya diberikan adalah loratadine dan cetirizine. Juga obat anti-radang golongan kortikosteroid dapat diberikan. Misalnya metilprednisolon, prednison, atau dexamethasone.
Obat-obatan ini biasanya diberikan selama setidaknya dua hari guna menghentikan dari alergi susu tersebut.
Jika anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan mengalamai alergi susu, sebaiknya konsultasikan pada dokter, agar mendapatkan solusi susu jenis apa sebagai penggantinya.
Biasanya bila anak alergi terhadap susu sapi, maka sebagia penggantinya akan diberikan dalam bentuk susu yang C, yaitu susu yang terhidrolisat sebagian, atau susu soya.
Adalah dengan menghindari konsumsi susu dan semua makanan yang mengandung susu seperti puding, roti, kue, pizza, dan sebagainya, adalah cara terbaik untuk mencegah timbul nya alergi yang disebabkan oleh susu.